PAMUR berdiri dilatar belakangi oleh berbagai faktor yang berkembang
di masyarakat Madura pada tahun 1950.
Salah satu faktor mendasar mendorong berdirinya PAMUR adalah banyaknya
aliran pencak silat yang berkembang di masyarakat, antara lain Bawean,
Melayu, Minangkabau, Cimande dan lain-lain. Beraneka ragamnya aliran ini
disebabkan karena pada umumnya masyarakat Madura memiliki kegemaran bertualang
keluar daerah dan selalu mempelajari aliran pencak silat daerah tempatan.
Sekembalinya dari perantauan di daerah masing-masing mereka membuka pelatihan
. Mempertahankan diri adalah bagian dari budaya untuk mengantisipasi tradisi
"carok" oleh karena itu pencak silat tumbuh subur dan berkembang,
mengakibatkan terjadinya persaingan kurang sehat antar perguruan. Perselihan
dengan adu kekuatan menjadi warna warni perkembangan pencak silat di pulau
garam ini.
Faktor lain yang ikut berpengaruh terhadap berdirinya PAMUR adalah adanya
keinginan dari para tokoh dan pendekar pencak silat agar Madura mempunyai
satu bentuk permainan yang beciri khas Madura dan memiliki tehnik beladiri
yang sophisticated dari pada aliran pencak silat yang ada di Madura. Harapan
dengan bentuk garapan baru dapat menandingi dan mengalahkan permainan
pencak silat yang ada yang sekaligus dapat mengatasi pula berbagai perselisihan
di antara perguruan pencak silat yang mempunyai aliran beraneka ragam.
Berlandaskan cita-cita tersebut diatas maka pada tanggal 31 Desember 1951
didirikanlah pergruan pencak silat yang diberinamakan "Angkatan Muda
Rasio oleh R. HASAN HABUDIN di Pamekasan Madura.
Pendiri PAMUR ini adalah pendekar besar dan berbakat, sejak usia muda
7 tahun menekuni pelajaran pencak silat dari berbagai macam permaian.
Pada tahun 1941 sampai dengan 1951 mencoba memadukan dan menciptakan jurus.
Semenjak itu upaya menginfetarisasi dan pembakukan dilakukan, yang kini
menjadi materi baku jurus pencak silat PAMUR.
Ciri-ciri permaian PAMUR:
- Gerakan perminan berada dalam posisi menengah
- Banyak meperkuat kuda-kuda, terutama kuda-kuda pasif
- Mengurangi gerakan khayal
- Mementingkan rasio atau akal pikiran
- Progresif
Sejak berdirinya PAMUR membentuk organisasi yang pertama di ketuai oleh
Bp. R.Mahmud Sosro Adipoetro ex Pembantu Gubenur Madura, dikarenakankesibukannya
fungsi ketua facum dan di rangkap oleh Bp.R.Hasan Habudin selaku guru
besar.
Semenjak 17 Nopember 1992 jabatan Ketua Dewan Pengurus Pusat dipimpin
oleh Bp.Drs.H.Sjafiudin.
Sejak berdirinya hingga kini PAMUR yang identik dengan pencak silatnya
suku Madura, berhasil membuat kurikulum tehnik yang sudah diajarkan di
AKABRI Magelang, SMA Nusantara Magelang, dll. Pada saat ini PAMUR telah
tersebar keseluruh penjuru tanah air, di mancanegara berkembang pesat
di Belanda dan Belgia.
KANDUNGAN ASPEK PERGURUAN
Memberikan pelajaran pencak silat secara utuh berawal pada tingkat pencak
silat seni, beladiri, olahraga dan mental spiritual